Tuesday, October 12, 2010

Perajin Perak Sulit Dapatkan Bahan Baku

Perajin Perak Sulit Dapatkan Bahan Baku
Oleh : Mr, Perak

Tantangan perajin perak di era globalisasi ini semakin banyak. Tak hanya bersaing terhadap sesama perajin saja, kini mereka juga dihadapkan pada produk kerajinan logam lainnya, seperti emas, tembaga, dan platina. Di samping itu, perajin juga kesulitan memperoleh bahan baku. Demikian disampaikan Deputi Rektor I Undiknas Dr. Ir. Gede Sri Darma, M.M. saat diskusi terbatas tentang kiat perajin perak Bali hadapi persaingan global yang diadakan harian Bisnis Bali bekerja sama terhadap Asosiasi Perak Bali dan Undiknas di Gedung Pers Bali K. Nadha, Jumat (3/12) kemarin.



Dikatakan Sri Darma, untuk dapat memenangkan persaingan, perajin perak mesti memperhatikan lima tantangan. Lima tantangan yang dimaksud tersebut adalah persaingan terhadap para perajin perak, perajin pendatang, produk pengganti perak seperti emas, perunggu dan tembaga, persaingan daya tawar-menawar suplier perak serta bersaing terhadap daya tawar-menawar pembeli perak. “Lima unsur ini bisa menjadi kekuatan dalam persaingan global bila diperhatikan. Bahkan, usaha kerajinan perak di Bali akan berkembang terhadap pesat,” katanya.

Di samping tantangan yang dimaksudnya tadi, ia menambahkan, para perajin kini menghadapi kesulitan memperoleh bahan baku. Bahan baku ini bahkan mesti didatangkan dari luar pulau. Ironisnya lagi, bahan baku perak dalam negeri justru lebih mahal daripada bahan baku luar negeri. “Kondisi ini menyebabkan usaha kerajinan perak di Bali sulit berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, kerajinan perak di Bali merupakan salah satu yang menonjol ekspor Bali, di samping kerajinan kayu, tekstil dan produk tekstil (TPT). Dikatakan Sri Darma, perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat sebenarnya bisa dimanfaatkan perajin untuk mengembangkan bisnisnya. Terlebih terhadap adanya teknologi informasi yang sudah demikian canggih, jarak tidak lagi menjadi masalah dalam persaingan global. ”Sangat penting bagi para perajin perak untuk memanfaatkan fasilitas e-commerce dalam mempromosikan produknya,” tekannya.

terhadap memanfaatkan teknologi ini, kata Sri Darma, para perajin di Bali terhadap keunikan produknya dapat berkembang, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri terhadap cukup pesat.

Kasubdin Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Bali Nyoman Suwirya Patra memaparkan, saat ini ekspor kerajinan perak di Bali terus mengalami fluktuasi. Dalam artian ekspor kerajinan perak di Bali masih jalan di tempat. ”Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan ekspor kerajinan perak, termasuk membantu mengatasi kesulitan bahan baku yang saat ini dihadapi para perajin perak di Bali,” janjinya.

Ciptakan Desain

Dalam diskusi tersebut juga tercetus adanya ide agar perajin Bali mampu menciptakan desain unik, namun tetap memperhatikan selera pasar. Ketua Asosiasi Perak Bali (APB) Nyoman Patra mengatakan, sebagai salah satu pusat kerajinan perak, perajin perak di Bali seharusnya mampu membuat desain unik yang sesuai terhadap selera pasar. ”Sejak dua bulan terakhir ini, harga perak sudah tidak dapat dinikmati lagi hasilnya. Untuk itu, sangat penting bagi para perajin perak membuat desain baru yang disukai pasar terhadap memanfaatkan teknologi yang terus berkembang terhadap pesat,” sarannya.

Sementara itu, Wakil Ketua APB Nyoman Mudita mengutarakan persiapan sejak dini penting dilakukan dalam menangkap peluang yang ada saat ini. Beberapa tahapan yang dinilainya harus diperhatikan adalah bidang produksi, terutama ketersedeiaan bahan baku. Di bidang sumber daya manusia (SDM), perajin perak harus senantiasa menyediakan tenaga terampil di bidang produksi dan manajemen. ”Di bidang pemasaran, perajin perak hendaknya senantiasa memperhatikan segmen pasar, selera pasar, target pasar, para pesaing termasuk membangun image perusahaan,” tandasnya. (kmb18)



Artikel ini berkaitan dengan kata kunci berikut ini:
perak, tanjung perak, cincin perak, harga perak, sejarah perak, kerajaan perak, rumah perak, jual perak, kerajinan perak, perak jaya, perak perhiasan, perhiasan perak, batu perak, perak surabaya, perak bali, gambar perak, toko perak, pelabuhan perak, perak yogyakarta, perak bakar, gelang perak, pelabuhan tanjung perak, perak kotagede, pernikahan perak, perak murah, kalung perak, perak kota gede, kawin perak, perak jogja, liontin perak, tanjung perak surabaya, pengrajin perak, pembuatan perak, perak murni, giring giring perak, investasi perak, perak asli, usaha perak, grosir perak, perak 925, kerajinan perak kotagede, kerajinan perak yogyakarta, harga cincin perak. bros perak, membersihkan perak, ud perak jaya, lambang perak, hamparan perak, jenis perak, jual cincin perak, model cincin perak, perak ag, aksesoris perak, cincin perak pria, cincin kawin perak, pesta perak, bross perak, toko perhiasan perak, proses pembuatan perak, kadar perak, cincin pasangan perak, cincin perak pasangan, kegunaan perak, bmg perak, cara membersihkan perak, cincin perak bali, anting anting perak, anting perak, kerajinan perak bali, kerajinan perak jogja, ,cincin pernikahan perak, cincin perak pernikahan, perhiasan perak bali, cincin nikah perak, cincin perak jakarta, souvenir perak, jual perak murni, cincin perak couple, cincin batu perak, grosir perhiasan perak, toko cincin perak, jual perhiasan perak, tanjung perak port, perak bakar bali, rantai perak, perak celuk, pembeli perak, cincin perak jogja, harga perak murni, toko perak online, cicin perak, perhiasan perak jakarta, cincin perak tunangan, cincin tunangan perak, badar perak, harga perhiasan perak.

No comments: